Apabila anda adalah pengunjung baru, anda mungkin mau mendapatkan GRATIS Report saya 1 Juta Rupiah Pertama Anda Lewat Internet yang telah dibaca oleh lebih dari 48459 orang.
Kalau anda beli barang, apakah anda lansung beli atau pikir-pikir dulu?
Saya yakin jawaban anda adalah: “Tegantung…”
Tergantung apakah barang tsb kebutuhan (need) atau kemauan (want).
Kalau kebutuhan yang mau gak mau harus beli, tentu anda tidak perlu pikir-pikir dulu sebelum membelinya. Misalnya beli makanan untuk perut anda atau beli bensin untuk kendaraan anda.
Nah kalau kemauan (want) dimana anda tidak harus membeli atau memiliki untuk bertahan hidup, biasanya sih orang akan pikir-pikir dulu.
Apabila anda begerak di bidang sales, kemungkinan besar ucapan “Saya pikir-pikir dulu” sudah sangat familiar di telinga anda…hehehe ![]()
Ya gimana engga coba. Prospek yang anda tawarkan pun sudah di tawarin oleh salesman2 lainnya yang menawarkan produk atau jasa yang sejenis.
Pada artikel ini saya ingin membahas ttg konsep Direct Response Selling dan Long Term Selling.

Direct Response Selling artinya anda mengharapkan sebuah transkasi terjadi saat ini juga. Misalnya anda adalah
seorang sales asuransi jiwa, dan setiap kali anda menawarkan ke prospek, anda mengharapkan prospek tsb beli asuransi dari anda saat itu juga.
Long Term Selling artinya anda mengerti pentingnya membina hubungan dengan prospek anda secara jangka panjang, sehingga anda tidak khawatir saat ini belum terjadi transaksi, karena anda yakin di kemudian hari anda akan berhasil “closing” mereka.
Pertanyaan saya kepada anda adalah: Tipe yang manakah anda? ![]()
Saya sendiri dulunya adalah tipe Direct Response Selling.
Pada saat itu saya tidak mengerti yang namanya bina hubungan dengan prospek. Buat saya setiap kali saya prospek orang harus ada untungnya dong.
Kalau saat itu juga saya tidak closing, maka saya nilai diri sendiri telah gagal menjual.
Sekarang, saya adalah tipe Long Term Selling.
Kalau pada pertemuan pertama si prospek tidak membeli produk atau jasa yang saya tawarkan, no problemo! ![]()
Saya terus membina hubungan dengan si prospek ini sampai terjadi transaksi (masih banyak juga sih yang tidak beli akhirnya…tapi ya gapapa lah toh sebagus dan sehebat apapun produk atau jasa kita, kita ga bisa closing semua orang).
Namun saya tidak “pushy”, karena manusia pada umumnya tidak suka di paksa. Kalau anda terlalu “pushy”, prospek tidak akan suka dan mereka akan menilai anda hanya mau jualan dan dapat komisi saja!
Kalau sudah sampai tahap seperti ini, anda sudah tidak mungkin berhasil menjual kepada mereka. Dijamin 100%!
Lebih parah lagi mereka akan sebarin nama jelek anda ke semua orang yang mereka temukan secara GRATIS! (ternyata Gratis pun ada jeleknya ya :P)
Menurut saya menjalankan Long Term Selling jauh lebih baik dan menghasilkan (dalam hal penjualan) di banding Direct Response Selling.
Tahukah anda, ketika anda menjual sesuatu kepada orang yang tidak kenal dengan anda dan produk anda, anda perlu lebih dari 1 kali untuk membujuknya supaya membeli produk anda.
Kalau saya ga salah ingat (lupa pernah baca dimana), katanya mereka perlu melihat penawaran anda minimal 7 kali baru membeli produk anda.
Gila kan?
Berarti kalau anda mau berhasil menjual produk anda kepada seorang asing, orang asing ini perlu melihat penawaran saya minimal 7 kali bo! ![]()
Dengan Long Term Selling, anda juga tidak “pushy” dan selalu memberikan manfaat kepada sang prospek TANPA meminta imbalan balik apapun dari mereka. Lama-kelamaan si prospek sendiri yang ga enak hati dan akhir join dengan anda.
Kalau anda benar benar memberikan layanan yang sangat baik, atau produk anda benar benar sangat dahsyat, anda juga akan mendapatkan promosi Gratis dari word of mouth marketing yang di lakukan oleh si prospek yang puas dengan anda.
Sedangkan jika anda menggunakan Direct Response Selling untuk menjual produk atau jasa anda, anda selalu “desperate” untuk mendapatkan penjualan pada saat itu juga.
Akhirnya anda menjadi “pushy” banget terhadap si prospek, dan ujung-ujungnya anda gagal menjual dan berhasil membina hubungan yang buruk dengan sang prospek.
Mungkin sekarang anda bertanya: Lalu bagaimana dong caranya untuk membina hubugan yang baik dengan prospek?
Caranya sudah saya sampaikan di atas, yaitu dengan memberikan manfaat kepada mereka secara tulus TANPA mengharapkan imbalan apapun dari mereka.
Kalau anda berbisnis di Internet, lebih mudah dan murah lagi untuk membina hubungan dengan prospek anda. ![]()
Berikan saja Free ebook atau report, lalu secara konsisten memberikan tips-tips yang bermanfaat secara Gratis.
Tentunya untuk bisa membina hubungan dengan mereka, anda perlu “menangkap” contact info mereka seperti nama dan email (seperti yang anda temukan di bagian atas kanan blog ini) dengan menggunakan jasa Autoresponder yang handal yang saya sudah pakai 2 tahun dan merasa sangat puas. ![]()
Selain bisa follow up dan membina hubungan dengan para prospek, anda juga bisa follow up dan membina hubungan dengan customer anda, sehingga customer anda yang susah pernah beli produk anda yang A mau beli lagi produk anda yang B.
Semua ini bisa terjadi karena Autoresponder.
Tanpa Autoresponder, bisnis Internet saya 100% TIDAK MUNGKIN bisa seperti saat ini…
Popularity: 52% [?]
October 29, 2008


Horaayy..there are 74 comment(s) for me so far ;)
Pertama ya!!!
sepertinya saya belum masuk yang mana-mana,
yg “7″ itu sy sering dengar dimana-2. Plg sering dari newsletter GURU-2 IM luar negeri.
Nice info bro.
Yup bener. Memang lebih mantap kalau long term selling. Bukan cuma tanam investasi di hari depan, tapi juga menambah jaringan konsumen.
Boleh jadi konsumen yang kita closing belum mau beli, tapi karena kita berlaku baik dan tidak memaksa, boleh jadi dia akan rekomendasikan kepada rekannya yang lain
pemaparan yg sangat bagus mas welly..1
Besar banget ya pengaruh autoresponder dalam bisnis kita..
kemenangan adalah hasil perjuangan yang perlu pengorbanan,ketekunan dan memegang teguh tujuan,bravo, go ahead.
emm… pak welly benar
tapi yang jadi masalah, saya mo pake aweber aja. karena kecendrungan tembus inboox lebih besar. daripada getresponse. tapi sayang aweber tidak menerima pendaftar dari indonesia
yup..saya setuju sekali sama yg nama nya autoresponder, kalo bisa bagi juga ilmunya tentang “CARA PENGGUNAAN AUTORESPONDER” tersebut, gmn??? semua setuju sama saya????
thanks banget mas welly, JBU
kalo saya pengennya bisa closing saat ini juga dan bisa maintain good relationship with customer
per…tamax…thank tipsnya
Terima kasih wejangannya mas welly.
pertamaXXX???
mantap infonya, thx yah
Memang benar apa yg dikatan saudara welly,seperti kita sendiri apa bila di tawari sesorang apalagi diiming-imingi dengan segala yg mnggiurkan tentu malah kita curiga ada apa dibalik itu semua.
yup!, long-term mank lebih bagus kayaknya..
thx welly mulia anda mau beri pelajaran gratis .somoga gratis benar
aseeek…PERTAMAX….
another nice post bro….
keep up the good work (alah!)
Mas Welly,
termasuk saya
, soalnya masih gak terjun Full Marketing seperti Mas welly.
Tapi kebanyakan marketer di indonesia kayaknya yang tipe Direct selling
Thanks buat info autorespondernya.
tapi sayang ngga’ semua ngerti dan mau menjalankan ilmu “long term” ini, semoga produk yang mau dilaunch ngga’ sampe ngerayu bule sampe 7 x ya bro
seorang affiliate apa perlu buat review mengenai produk yg dijualnya? maslahnya terkadang si affiliate sendiri belum mendapatkan manfaat dari keanggotaan reselernya?
Sebenarnya saya tertarik tetapi karena kesibukan saya jadi lupa Trima kasih atas perhatiannya Pak welly.
tanya, untuk seorang affiliate sebuah produk, apa benar2 memerlukan autoresponder. bukankah yang punya produk (pemilik we) pastinya telah memiliki autoresponder. dan mungkin lebih membantu para affiliate kalau sales letter web tersebut terdapat fasilitas lock visitor?
Saya belum bisa milih nih! cuma saya orangnya ingin cepat2, tak biasa nunggu lama apalagi soal duit..hahahaha…bravo atas “pemikiran” yang good…
Heeee, saya termasuk yang Long Term Selling Mas Welly. Bagi saya membangun hubungan itu jauh lebih penting dan itu aset besar. Dalam bahasa Agamanya “Silahturrahim”. Bukankah orang bersilahturrahim akan dimudahkan rezeki dan dipanjangkan umur? Dari sana kita bisa konsolidasi hati, konsolidasi pikir dan konsolidasi program sehingga terbangun kemitraan, jaringan. Terbangun visi dan misi yang sama. So “kaannahum bunyanun marsus” (seakan sebuah bangunan yang kokoh yang saling terkait satu sama yang lain)
Bukankah membangun kekuatan bisnis (atau apapun) melalui jaringan jauh lebih effektif
Slow but sure Mas, sabar ! saya karena sibuk aja belum bisa fokus, paling fokus saya hari Sabtu dan Minggu. Itu pun kalau tidak ada acara keluarga
Thanks Mas atas Newsletternya. The Best
Skrg ini sdh terlalu bnyk produk yg dijual di internet, lebih banyak scamnya dr pd yg benar2 bermanfaat dan orang akan ragu2 utk membeli saat itu juga, maka dibutuhkan hubungan jangka panjang utk menumbuhkan kepercayaan, karena hanya orang yg percaya kpd anda yg membeli apa yg anda tawarkan, disinilah dibutuhkan autoresponder utk membangun long term selling, anda akan dg mudah menyiapkan follow up email se-banyak2nya. Utk seorang affiliate juga sngt membutuhkan autoresponder, karena tentu saja anda juga mau menjual produk lainnya, sehingga anda bisa langsung melakukan perkenalan produk via autoresponder dan mengarahkan mereka utk dtg ke landing pages site anda. Prospek yg 80% akan membeli produk anda, adalah prospek yg sdh melakukan hub jangka panjang dg anda. Salut buat bung welly, keep on bro!
Wah, kalau saya siy kadang direct response selling, kadang long term selling. kadang ada yg langsung beli, kadang ada yang lama baru beli.
kan, custmer tipenya lain-lain mas welly.
btw, tentang autoresponder, tolong diterangin ya mas welly. cara memakainya.
Saya sepakat dgn bung Welly. Memang menjalin relasi dengan konsumen merupakan investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan. Saat ini saya juga dalam rangka belajar untuk berpola “long term selling”. Dan hasilnya cukup bagus. Karena kebetulan saya juga memberikan layanan jasa pembuatan web di http://www.klikuang.co.nr kepada para netter yang tertarik ingin berbisnis online, tapi masih nol dalam pembuatan website, promosi online, dll.
makasih mas welly, atas sarannya.
Saya, adalh tipe orang yang tidak pernah menyesal dalam hal apa saja, kalau soal network marketing, saya udah kenal dari 15 tahun silam tentunya kegagalan didalm market ini adalah hiburan buat saya. gitu.
salam djaman
ini bukan hanya bisnis tapi membuat link relasi, dan semacam pengiklan gratis juga oleh konsumen kepada relasinya….
konsumen menjadi teman baru anda, long term selling tidak hanya berbisnis tapi membuat keluarga baru… artinya anda tak akan kehilangan konsumen
saya juga paling tidak suka berbisnis dengan orang yg hanya memperhatikan komisi tapi tak punya etika bernegosiasi setelah itu mereka pergi…. itu sangat tidak baik…
good mr. Welly
Saya setujuh bahwa hidup adalah perjuangan,perjuangan tanpa pengorbanan akan sia-sisa dan tidak akan membuahkan hasil dan kalaupun kala itu adalah awal dari kemenangan.terims atas masukannya.
kalu aku kayake posisiku yang sekarang Direct Response Selling,inginya yang cepet dan cepet menghasilkan sesuatu yang lebih besar lagi
Saya memang tipe kedua dan bukan orang yg suka pushy artinya ga suka menekan org buat beli produk saya….

Dan benar, kita hrs tetap membina hubungan baik….
Nah, saya masih bingung, apa produk yg bisa saya tawarkan, wong saya sales ilmu kok…?jual jasa ilmu…hehehe…Mohon penjelasannya, bung Welly…
thank’s banget mas welly kayaknya hari ini kita dapat ilmu baru yang sangat berguna
kebetulan saya bergelut di bidang asuransi,sebagai financial advisor persh asuransi+investasi Prudential.setuju banget tuuh kl pake long term selling. jadi emang msti manage calon nasabah berkali kali.jangan jual produk tapi jual service…thanks ya bro..btw,kalo ada yang mo buka asuransi unit lin prudential bisa contact saya ya
info yang sangat berguna sekali bagi pemula seperti saya ini, thanks atas infonya mas
Thanks informasinya mas, sangat berguna.
Kalau saya mungkin sudah menjadi tipe yang kedua “long term selling”. Karena saat ini saya sudah memulai menjalin hubungan baik dengan prospek.
Belum ada hasil, tapi saya juga yakin suatu saat ini akan menghasilkan. Minimal 1% akan saya closing.
Salam sukses,
perlahan tapi pasti…, tapi juga pengen dapat duwitnya cepet he… gimana tuh mas wely.
waduh..kalo saya mah bisa type ke dua-duanya..tergantung kondisi,yang penting prinsip bisnis bagi saya Bagaimana mendapatkan uang dengan cara efektif,dan mendapatkan keuntungan yang besar…he.he,
thanks, mas welly
heuheu
good article! jadikan aku muridmu
musti beda ama nyang laen kalo pengen berubah kaya mas welly. mantap mas well
bisnis dan produk ebook yang dijual di internet memang ada yang sangat bagus dan ada juga yang seperti sampah untuk membedakan itu semua memang kita harus sangat selektif untuk mem ilih produk mana yang akan kita bela dan apakah harganya bisa sebanding dengan manfaat yang didapatkan? petanyaan saya bagaimana membedakan mana produk yang bagus atau yang sampah agaer kita tidak kecewa setelah membeli. trims
Kalo kita njual produk orang kan sudah di follow up sama yang punya produk itu kita termasuk yang mana yah?
so pasti long term lah…!!
lebih mantap..
kayanya tuk bisnis internet tipe yang kedua lebih dominan soalnya para pemakai internet itu levelnya lain terutama yang akan terjun ke dalam bisnis internet …perlu pertimbangan yang matang sebelum bertindak ..gak mungkin kan kita beli barang tanpa tahu wujudnya apalagi di dunia maya…
salam
trus semangat n positif thinking…
Yup setuju..
Kalo kalo terlalu di-push dan keburu-buru closing malah kurang terasa nikmatnya.
Sabar aja. Mending pelan tapi pasti aja, sambil merasakan nikmatnya membina hubungan dengan customer, pasti lebih terasa mantap.
long term lebih efisien nie
terimakasih atas pencerahannya mas welly.dari artikel anda saya dapat memahami bahwa penjualan tak harus langsung terjadi namun harus dengan kesabaran dan telaten ,trim
buat saya sich sama aj mas welly, yang penting barang kita laku..
bung welly, sy selalu semangat dgn tulisan anda, cuma bung welly tlng sy dibimbing utk membuat webside, sy msh sllu gagal, bagaimana cara membuat gambar brangkas dan gbr uang dollar…tlng sy dibantu bung welly
tks
yusman
pinginya sih seperti anda mas…
tapi masih belajar bikin blog yang bagus dulu.
Step by step.
alon-alon waton sue,
tati nyampe digaris finis dengan kesuksesan.
OK. makasih tis2 nya.
saya masih bingung mo bikin blog he he he
yg pasti saya pengen yg long term lah 
pengennya aku Long Term Selling, tapi butuh kesabaran ya om. thank’s berat atas artikelnya…
Penginnya sich yang tetap bisa menjalin hubungan baik dengan pembeli maupun calon pembeli. Tapi untuk sekarang rasanya belum kedua-duanjya lho…
Alharits - Justru karena kebanyakan internet marketer direct response selling, kebanyakan dari mereka juga gagal menjual
mr.m - Maunya sih rayu sampe 10x keatas deh
Wins - Kalau anda bisa buat review tentu akan lebih bagus. Pastikan anda juga review terhadap negative pointnya produk tsb, jangan hanya postive point nya aja. Apakah anda tetap perlu autoresponder - liat jawaban dari Ganjar di bawah
Ganjar - Thanks atas sharingnya
Adi - Untuk membedakan, anda bisa lihat dari reputasi si penjual produk tsb. Apakah dia pemain lama? Atau pemain baru? Apakah dia punya blog atau jaringan situs lain? Kalau anda kecewa setelah membeli tinggal minta uang anda kembali.
Yusman - Saya sendiri tidak bisa buat gambar2 atau graphic2 sama sekali. Beneran!
Buat yang lain - Thanks banget ya atas feedback dan komentar anda semua. Saya sangat menghargainya
Mas Welly,
saya adalah internet marketer kecil-kecilan, belum sebesar mas Welly
Namun saya berpendapat lain, karena autoresponder itu adalah pemasaran internet marketing ‘klasik;
teknik autoresponder ditemukan sebelum adanya hubungan social networking di dunia maya ?
Jadi, dengen perkembangan yang cepat di dunia maya, masihkan autoresponder itu efektif?
salam,
saya senang baca artikel anda walupaun aku belum sempat buat blog. he.. takut salah.
Tulisannya mencerahkan mas.. Thx 4 all. Jadi semangat lagi nih buat berbisnis Internet Marketing.
Jangan bosen yah kirim2x tulisan yang seperti ini. Kan tipe Long Term Selling
Saya belum berani untuk memulai jadi penjual…., gimana ya
Agus,
Autoresponder masih sangat efektif (walaupun ini adalah cara klasik yang sudah lama), JAUH lebih efektif daripada social networking untuk menjual produk/jasa.
Traffic dari social networking sangat tidak tertarget dan sulit untuk membujuk mereka membeli, sedangkan dengan autoresponder anda bisa membina hubungan selamanya.
Seperti yang saya katakan di artikel, sulit sekali untuk membujuk pengunjung yang baru pertama kali datang ke situs anda untuk membeli produk anda. Oleh karena itu sangat sangat dibutuhkan autoresponder.
Menurut saya autoresponder adalah tool nomor 1.
Bullshit..!!!, Semua bisnis internet nipu!!!, terima kasih..!!!
A real inspiring article!
P.Willy, terus terang saja saya sangat kagum dengan artikel artikel & tulisan tulisan Bpk. saya sebetulnya sangat ingin tahu cara membikin suatu blog ( yang ada hubungannya dengan suatu komunitas / grup ) dimana blog saya itu bisa :
1. urutan termasuk diatas ( 10 besar / teratas ).
2. bagaimana tips nya agar blog saya banyak dikunjungi oleh orang banyak ( diketahui byk orang ).
3. apakah perlu banyak melakukan iklan??? kalau yach dimana harus mengiklankan blog tsb?? berapakah biayanya??? per bulan atau per tahun???
sebelumnya terimakasih……….
Setuju Mas Welly..
mana yang lebih bagus:
Aweber atau Get Response?
atau install auto responder sendiri di hosting?
Saya akan plh yg ke-2 Long Term Selling.Lalu harus dr manakah sy memulai Transaksi internet marketing ni? Mhn bntuan’y.Trma ksh bnyk.
Hariono - Kalau anda baru mulai di internet marketing, sebaiknya pakai cara yg gratis dulu saja untuk mendatangkan iklan. Silakan anda baca report Gratis saya 1 Juta Rupiah Pertama Anda Lewat Internet
Malik - Aweber sih lebih beken, dan lebih mahal juga. Saya dari dulu sudah terlanjur menggunakan getresponse karena direkomendasi oleh internet marketer yang terkemuka
Saya tidak menyarankan anda install autoresponder di server anda sendiri karena server anda bisa down apabila list anda sudah banyak dan juga delivery rate emailnya pasti lebih tinggi apabila anda serahkah ke yang ahlinya (getresponse atau aweber).
Yusran - Untuk pemula, anda bisa belajar nge blog dapet duit.
duh mas…maaf baru bisa bls,
saya masih tipe pemula mas jadi untuk ngeblog sendiri masih banyak kesulitan. makanya sekarang saya mau belajar banyak tentang ini semua. ma kasih banyak mas atas infonya dan bantuannya.
syafril..
waduh mas melly,saya kebingungan nh,mau nulis apa dg blok,trus wkt saya jg terbatas nh.Dan yg palig penting nh,saya ingin brtanya kemana??
saya masih tipe pemula mas jadi untuk ngeblog sendiri masih banyak kesulitan. makanya sekarang saya mau belajar banyak tentang ini semua. ma kasih banyak mas atas infonya dan bantuannya.
UKI
pada dasarnya saya memahami apa yang mas welly sampaikan. masalahnya justru saya bingung mau mulau dari mana, hehe. apa lagi ditambah “ATI KAREP BONDO CUPET” kekekekek
saya slalu yang paling buncit terima NL mas.. napa ya..?
Klw aq comment disini sll paling buntut…
Strategis yang paling jitu, U r the best kanda WM.. 